Kanker servik jadi pembunuh wanita

Tahukah Anda, bahwa dalan setiap jam wanita di Indonesia meninggal akibat kanker serviks atau lebih dikenal dengan kanker mulut rahim. Bahkan dalam setiap menit wanita di seluruh dunia meninggal karna kanker yang mematikan ini.

Beda Hormon LH dan FSH

FSH dan LH yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior, sebuah kelenjar kecil yang hadir di bagian bawah otak. FSH pada dasarnya menyebabkan pematangan sel telur di dalam folikel dalam tubuh wanita.

Manfaat Bawang Putih

Khasiat atau manfaat bawang putih ternyata tidak hanya untuk menyedapkan atau sebagai bumbu masakan saja, namun ternyata banyak hal lain yg dapat di manfaatkan dari bawang puth tersebut terutamanya untuk dunia kesehatan.

Toko Kayumanis

Selamat datang di Toko Kayumanis version Online Shop Kami menjual T-shirt, kaos oblong dan jaket T-shirt, kaos oblong dan jaket yang kami jual menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, kelebihan dari T-shirt, kaos oblong dan jaket di Toko kami dapat anda tentukan sendiri desainnya, pola ataupun grafisnya sesusai keinginan anda sehingga dapat dipastikan tidak ada T-shirt, kaos oblong dan jaket dari Toko kami yang mempunyai motif yang sama.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 30 April 2014

Urea Nitrogen


Urea Nitrogen ( Urea N) merupakan produk akhir dari metabolisme protein yang
disintesis oleh hati, dan akan mudah difiltrasi oleh ginjal. Pemeriksaan Urea
N menggambarkan perbandingan antara produksi dan klirens urea. Konsentrasi
urea N dalam darah dapat meningkat pada kondisi penyakit ginjal akut maupun
kronik.
Bersamaan dengan pemeriksaan kreatinin dapat digunakan untuk uji fungsi
ginjal, Pemantauan hemodialisis dan terapi lainnya, Perbandingan Urea
N serum dengan kreatinin dapat digunakan untuk membedakan adanya pre
renal failure, intrinsic failure ataukah obstruksi.


Posted via Blogaway

Selasa, 29 April 2014

Pemeriksaan IgM

Pemeriksaan IgM adalah pengukuran kuantisasi imunoglobulin M dalam darah.
Molekul IgM penting sebagai rheumatoid factor, cold agglutinin dan sebagai
isoagglutinin. Konsentrasi IgM dapat meningkat pada sirosis biliari primer
dengan konsentrasi serum alkalin fosfatase yang tinggi dan antibodi
antimikrobial.
Manfaat
Pemeriksaan
: Mengevaluasi imunitas humoral; diagnosis dan pemantauan terapi
makroglobulinemia dari Waldenstrom dan neoplasma limfoid, serta
limfoplasmasitik; diagnosis diferensial yang meliputi myeloma sel plasma dan
makroglobulinemia esensial; mengevaluasi infeksi in utero atau infeksi akut; dan
defisiensi IgM dikaitkan dengan infeksi gram negatif.


Posted via Blogaway

Minggu, 27 April 2014

Pemeriksaan NT-ProBNP ( B-type Natriuretik Peptide)


B-type Natriuretic Peptide (BNP) adalah hormon yang dihasilkan oleh otot jantung ketika otot bilik (ventrikel) jantung meregang atau mengalami tekanan. BNP berfungsi mengatur keseimbangan pengeluaran garam dan air, termasuk mengatur tekanan darah. BNP diproduksi sebagai pre-hormon yang disebut proBNP. Pada saat terjadi peregangan otot jantung, proBNP akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu bagian yang aktif (BNP) dan bagian yang lebih stabil yaitu NT-ProBNP, dan keduanya akan dibebaskan masuk ke dalam aliran darah/sirkulasi. Jika jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri (ventrikel kiri) fungsinya terganggu, kadar NT-ProBNP di dalam darah akan meningkat. Karena itu, NT-proBNP digunakan sebagai penanda untuk deteksi gagal jantung.
Pemeriksaan NT-proBNP dilakukan dengan mengukur kadar NT-proBNP
di dalam darah. Peningkatan kadar NT-proBNP di dalam darah terjadi bila
fungsi jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri atau ventrikel kiri
mengalami gangguan. NT-proBNP merupakan bagian yang lebih stabil dari pro-
BNP yang diproduksi oleh otot jantung ketika otot bilik (ventrikel) jantung
mengalami peregangan atau tekanan
Manfaat pemeriksaan ini adalah untuk Diagnosis dan prognosis individu dengan dugaan congestive heart failure (CHF). Terutama pada pasien diabetes digunakan dalam skrining kardiomiopati diabetes Penurunan kadar BNP berkorelasi kuat dengan penurunan tekanan baji kapiler pulmonal ( pulmonary capillary wedge pressure, PCWP ).
Perubahan PCWP dari 33 ± 2 mm Hg menjadi 25 ± 2 mm Hg selama 24 jam pertama, akan menurunkan kadar BNP dari 1472 ± 156 pg/mL menjadi 670 ± 109 pg/mL. Penurunan ini tampak setelah 2-4 jam terapi diberikan.2 Dari studi klinik terdahulu diketahui bahwa pemakaian BNP untuk diagnostik di UGD pada pasien yang dicurigai
gagal jantung dapat memperpendek masa rawat inap, sehingga biaya yang
dikeluarkan lebih kecil.


Posted via Blogaway

Jumat, 25 April 2014

Laktat dehidrogenase (LD, LDH)

Laktat dehidrogenase (LD, LDH) adalah enzim intraseluler yang terdapat pada
hampir semua sel yang bermetabolisme, dengan konsentrasi tertinggi dijumpai
di jantung, otot rangka, hati, ginjal, otak, dan sel darah merah. LDH merupakan
suatu molekul tetramerik yang mengandung empat subunit dari dua bentuk; H
(jantung) dan M (otot), yang berkombinasi sehingga menghasilkan lima
isoenzim yang diberi nama LDH1 (H4) sampai LDH5 (M4). Isoenzim-isoenzim
tersebut memiliki spesifisitas jaringan yang sangat berguna dalam menentukan
organ asal, yaitu :
LDH1 (HHHH) terdapat di jantung, eritrosit, otak
LDH2 (HHHM) terdapat di jantung, eritrosit, otak
LDH3 (HHMM) terdapat di paru, otak, ginjal, limpa, pankreas,
adrenal, tiroid
LDH4 (HMMM) terdapat di hati, otot rangka, ginjal
LDH5 (MMMM) terdapat di hati, otot rangka, ileum
Aktivitas LDH total dalam serum diperkirakan meningkat pada hampir semua
keadaan penyakit yang mengalami kerusakan atau destruksi sel. Selain itu,
aktivitas LDH total juga merupakan indikator yang relatif sensitiv yang
menunjukkan sedang berlangsungnya proses patologik. Peningkatan LDH total
dan rasio LDH1/LDH2 dengan kadar tertinggi LDH1 bermanfaat untuk
memastikan diagnosis infark miokardium (MCI). Kadar LDH meningkat dalam
waktu 12-24 jam setelah terjadinya MCI, mencapai puncaknya dalam 2-5 hari
dan tetap tinggi hingga 6-12 hari, lalu akan menjadi normal kembali dalam
waktu 8-14 hari.
Hemolisis invivo akibat keadan seperti anemia hemolitik, anemia sel sabit,
anemia megaloblastik, anemia hemolitik mikroangiopati dan kerusakan mekanis
pada eritrosit akibat katup jantung prostetik akan menyebabkan peningkatan
kadar LDH, dengan LDH1 lebih besar daripada LDH2
LDH3 berhubungan dengan penyakit paru. Selain itu, LDH2, LDH3, dan LDH4
sering meningkat pada pasien dengan keganasan dan beban tumor yang besar
karena metabolisme dan pertukaran sel tumor, kecuali pada tumor
germinativum testis dan ovarium yang cenderung menyebabkan peningkatan
LDH1 dan LDH2. Peningkatan LDH tersendiri yang terdeteksi pada pemeriksan
penyaring perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan keganasan
tersamar.
LDH5 keluar dari otot rangka setelah cedera (tetanus, kejang, cedera mekanis,
cedera listrik, dsb) dan dari hati pada banyak patologi hati (hepatitis, sirosis,
kongesti pasif, dsb). Untuk membedakan sumber peningkatan LDH5 dari otot
rangka atau hati, informasi polaenzim lain sangat bermanfat (misal CK,
aminotransferase, ALP, GGT).
Penyakit multisistem dapat menyebabkan peningkatan aktifitas LDH total
disertai distribusi normal isoenzim. Aktifitas LDH dalam cairan pleura
bermanfaat untuk membedakan transudat (ketidakseimbangan hidrostatik
dengan LDH rendah) dari eksudat (berasal dari peradangan dengan banyak sel
dan LDH tinggi).


Posted via Blogaway

Kamis, 24 April 2014

Troponin

Troponin merupakan serat protein tipis berbentuk filamen dari
serat otot yang memegang peranan dalam kontraksi otot
bersama dengan aktin dan tropomiosin. Ada tiga tipe Troponin
yaitu I, T dan C yang terdapat pada segala jenis otot dan terlibat
dalam kontraksi otot. Sedangkan untuk otot jantung terdapat
Troponin I dan T dimana keduanya ini dapat dijadikan sebagai
penanda apabila terjadinya kerusakan otot jantung yang
selanjutnya dikenal dengan cTnI dan cTnT. Jika terjadi
kerusakan otot jantung, troponin banyak dilepaskan ke dalam
darah dan dapat diukur pada sirkulasi perifer sehingga
troponin ini dapat digunakan sebagai marker. Troponin I
merupakan isoform jantung yang mana sangat memungkinkan
deteksi spesifik kerusakan myocardial. Isoform diproduksi cepat
setelah terjadi acute myocardial infarction (AMI) dan dapat
terdeteksi dalam darah antara 4 – 8 jam setelah timbul nyeri
dada, dengan puncak antara 14 – 36 jam, konsentrasi dalam
darah akan tetap tinggi selama 3 – 7 hari. Troponin I adalah
biomarker pilihan untuk deteksi myocardial necrosis dan
indikasi adanya serangan jantung yang lebih spesifik dan
sensitive dibanding pemeriksaan klasik enzym jantung. Pada
tahun 2000 Asosiasi Kardiolog Eropa dan Kolese Jantung
Amerika Serikat mengumumkan adanya peran penting dari
suatu biomarker yang merupakan pedoman utama dalam
diagnosis Miokard Infark Akut. Pada saat itu dinyatakan
troponin I dan T diunggulkan sebagai analit jantung dibanding
CKMB. Troponin merupakan biomarker pilihan untuk deteksi
adanya perlukaan jantung. Bukti – bukti ilmiah sekarang
mengatakan dengan tehnik yang spesifik dan sensitif maka
peningkatan kadar troponin sangat spesifik untuk adanya
perlukaan jantung, sehingga pengobatan yang lebih awal dan
lebih tepat dapat dilakukan.

Uji troponin digunakan untuk membantu mendiagnosis
serangan jantung, untuk mendeteksi dan mengevaluasi cedera
miokardium, dan untuk membedakan nyeri dada karena
serangan jantung atau mungkin karena penyebab lainnya


Posted via Blogaway

Rabu, 23 April 2014

CKMB (Creatin Kinase M-B)

CKMB (Creatin Kinase M-B)
Jenis enzim yang terdapat banyak pada jaringan terutama otot miocardium
dan otak. Terdapat 3 jenis isoenzim kreatin kinase dan diberi label M
(muskulus) dan B (brain) yaitu :
Isoenzim BB : Banyak terdapat di otak
Isoenzim MM: Banyak terdapat pada otot skeletal
Isoenzim MB : Banyak terdapat pada miokardium bersama MM
Pada otot jantung terdapat 60% MM dan 40% MB. Peningkatan kadar enzim
dalam serum menjadi indikator terpercaya adanya kerusakan jaringan pada
jantung.
Sensitivitas CK-MB sangat baik (hampir 100%) dengan spesifisitas agak
rendah. Peningkatan CK-MB isoenzim dapat menandakan terjadinya kerusakan
otot jantung. CK-MB juga dapat meninggi pada kasus-kasus bukan MCI atau
non-coronary obstructive myocardial necrosis, seperti peradangan, trauma,
degenerasi.
Untuk meningkatkan ketelitian penentuan diagnosis MCI dapat digunakan rasio
antara CK-MB dengan CK total. Apabila kadar CK-MB dalm serum melebihi 6 –
10 % dari CK total, dan tes-tes tersebut diperiksa selama 36 jam pertama
setelah onset penyakit, maka diagnosis MCI dapat dianggap hampir pasti.


Posted via Blogaway

Selasa, 22 April 2014

Kreatin kinase (CK)


Kreatin kinase (CK) atau juga dikenal dengan nama kreatin fosfokinase (CPK)
merupakan enzim yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada otot jantung
dan otot rangka, dan dalam konsentrasi rendah pada jaringan otak.

CK adalah suatu molekul dimerik yang terdiri dari sepasang monomer berbeda
yang disebut M (berkaitan dengan otot), dan B (berkaitan dengan otak),
sehingga terdapat tiga isoenzim yang dapat terbentuk : CK1 (BB), CK2 (MB),
dan CK3 (MM). Isoenaim-isoenzim tersebut dibedakan dengan proses
elektroforesis, kromatografi pertukaran ion, dan presipitasi imunokimia.
Distribusi isoenzim CK relatif spesifik jaringan. Sumber jaringan utama CK
adalah otak dan otot polos (BB), otot jantung (MB dan MM), dan otot rangka
(MM; otot rangka normal juga memiliki sejumlah kecul MB, kurang dari 1%).

Pemakaian utama CK untuk kepentingan klinis adalah untuk mendeteksi infark
miokardium akut (MCI). Distribusi CK dalam miokardium adalah sekitar 80%
MM dan 20 % MB, sedangkan isoenzim di otot rangka hampir seluruhnya adalah
MM. Dengan demikian kemunculan mendadak CK-MB dalam serum
mengisyaratkan asal dari miokardium, terutama pada situasi klinis yang
pasiennya mengalami nyeri dada dan perubahan elektrokardiogram.

CK dan CK-MB serum meningkat dalam 4 – 6 jam setelah MCI akut, mencapai puncaknya dalam 18 – 24 jam (> 6 kali kadar normalnya) dan kembali normal dalam 3 – 4 hari, kecuali jika terjadi perluasan infark atau reinfark.


Posted via Blogaway